"Saya terima nikahnya Mery Yulita Mokobuy dengan mahar tersebut, tuuunaaaiii!"
Sah? sahut para orang tua yang ada di situ. "Ulangi, ulangi. tadi salah menyebut jumlah mahar dan nama mempelai pria. Deitia ki Farllan. buli ki fadlan (itu adalah bahasa daerah Kaidipang yang artinya kurang lebih begini "namanya Farllan, bukan Fadlan"). Serasa mau copot jantung karena harus mengulangi ijab qabul yang semua orang pasti akan merasa sangat deg-degan.
![]() |
| Akad nikah |
Akhirnya diulang lagi ijab qabulnya. "Wahai Farllan bin Taha Lasimpala, aku nikahkan engkau dengan anak kandungku yang bernama Mery Yulita Mokobuy dengan mahar seperangkat alat sholat dan emas 5 gram dibayar tuuunaaaiii" sambil memberi kode pada jari jempol untuk segera membalas. tanpa ba bi bu "Saya terima nikahnya Mery Yulita Mokobuy dengan mahar tersebut, tuuunaaaii".
Tiba-tiba masih ada yang nyeletuk "dibayar tunaii, pakai dibayar". Oh God! masa harus ngulang sampai ke-3 kalinya untuk ijab qabul. Untungnya yang nyeletuk itu bukan Saksi pernikahan, akhirnya para saksi bilang "Sudah sah. tidak perlu diulang". Alhamdulillah, jadilah kami dua insan yang disatukan secara agama dan negara. Betapa bahagianya kami saat itu menjadi sepasang suami isteri.
![]() |
| Ssssssaaaaahhhhhhhh |
Dear anakku sayang. Kebahagian bapak dan ibu semakin lengkap saat bapak tahu kalau di dalam rahim ibumu ada kamu. Tidak henti-hentinya bapak dan ibu bersyukur atas rejeki yang Allah kasih ke bapak dan ibu. Rejeki yang sangat dinanti oleh bapak dan ibu, yaitu kehadiran kamu. Terima kasih telah memilih bapak dan ibu untuk menjadi orang tuamu. Semoga kamu sehat selalu hingga nanti bisa bertemu ibu dan bapak ya, nak.
Usiamu sekarang sudah hampir memasuki minggu ke 24. Bapak dan ibu semakin takjub melihat perkembanganmu. Di minggu ke 22, saking bapak dan ibu kangen sama kamu, bapak dan ibu pergi ke dokter agar bisa melihat kamu lewat alat USG. Kepala kamu sudah terbentuk, tulang pahamu sudah kelihatan, dan prediksi kelaminmu sudah disampaikan oleh dokter. Bapak dan ibu senang sekali, nak. Walaupun cuma bertemu lewat alat USG. Bapak dan ibu tidak peduli kamu seorang cewek atau cowok. Bapak dan ibu hanya berharap kamu sehat selalu dan happy selama berada di perut ibu.
![]() |
| Usia kandungan 4 minggu |
Anakku sayang, sebelum bapak bertemu dengan ibu, ada banyak hal yang membuat bapak dan ibu sangat sedih, kecewa, malu, dan hal-hal buruk lain. Bapak dan ibu melewati itu semua dulu sebelum bapak dan ibu bertemu dan memutuskan untuk menikah. Bapak dan Ibu berdoa semoga kelak kamu akan jauh dari hal-hal yang bapak dan ibu alami di masa lalu. Dan kelak kamu dewasa nanti, kamu tidak perlu mencari tahu hal buruk apa yang pernah menimpa bapak dan ibu. Kalaupun kelak kamu tahu, pesan bapak hanya satu, Maafkan "mereka".
Anakku sayang, sehat terus ya diperut ibu. Bapak dan Ibu setiap hari selalu menanti "tendanganmu" diperut ibu. Kalau kamu sudah menendang perut ibu, seketika bapak dan ibu akan heboh sendiri karena kamu sudah mulai belajar berinteraksi dengan bapak dan ibu. Hanya sekedar tendangan darimu saja sudah bikin bapak dan ibu bahagia sekali, nak. Terima kasih anakku sayang, sudah menjadi sumber kebahagiaan bapak dan ibu, sumber penyembuh rasa lelahnya bapak dan sumber penyemangat bapak untuk bekerja lebih giat lagi.
Terima kasih anakku sayang, bapakk dan ibu selalu mencintaimu dan menyayangimu.
Peluk cium,
-Bapak-



Tidak ada komentar:
Posting Komentar